Sabtu, 12 Maret 2011

KERTAHES #3



KERTAHES #1,#2,#3 .... dan seterusnya.


Berawal dari kebiasaan “cangkrukan”, beberapa mahasiswa ilmu komunikasi UPN “Veteran” Jatim merasa Jenuh karena kurangnya acara yang diadakan di jurusan. Banyaknya intensitas bertemu dan berbincang tersebut menggagas suatu ide, yaitu mengadakan suatu acara yang bertujuan untuk memberikan ruang kreasi kepada mahasiswa ilmu komunikasi UPN “Veteran” Jatim, sehingga terbentuklah suatu acara yang berupa pameran yang sering kita sebut " Kertahes ".

Jumat, 11 Maret 2011

KENAPA HARUS GELORA 10 NOPEMBER VS TAMAN MUNDU ???

Beberapa waktu lalu saya posting sebuah deskripsi tentang video yang baru saya buat,berikut latar belakang nya :

Saya ingin menampilkan sebuah bingkaian video dengan latar belakang visual yang berlawanan, yang pertama adalah wajah Stadion Gelora 10 Nopember dengan latar belakang bangunan stadion kebanggaan warga Surabaya itu sendiri dengan melalui kisah – kisah yang sering terjadi sebelumnya yaitu Bonek Mania. Kemudian yang kedua taman Mundu yang berada disebrang stadion, karena taman tersebut masih baru selesai di bangung, jadi banyak warga Surabaya yang menghabiskan waktu luangnya disitu.
Banyak peristiwa massa terjadi disitu, ketika tidak ada pertandingan bola
. Di stadion tersebut nampak sejumlah atribut bola yang di jual oleh para pedagang kaki lima yang berjajar secara rapi disitu, sedangkan disebrangnya ada sejumlah warga yang menghabiskan waktu untuk bersantai-santai sejenak bahkan ada yang sedang berpacaran. Ini artinya ada dua sisi yang ingin saya tampilkan melalui video tersebut, yang pertama adalah proses transaksi dan jual beli yang berada didepan stadion dan yang kedua adalah aktifitas santai warga ketika berada di Taman Mundu. Ini berarti ada peristiwa massa yang berbeda ketika kita berada disitu.

Kenapa harus Gelora 10 Nopember dan Taman Mundu???

PEMUTARAN VIDEO 1 MENIT “ MELIHAT DAN MEREKAM “ OLEH KINETIK


Waktu itu Surabaya sedang berlangsung sejumlah acara yang di gelar secara bersamaan, maklum sebagian besar orang banyak menghabiskan waktunya di akhir pekan ini untuk bersantai dan berlibur untuk menikmati sebuah hiburan. Akan tetapi akhir minggu ini saya harus menyelesaikan sebuah proyek video satu menit yang digagas bersama –sama dengan teman – teman Kinetik, walaupun video saya sudah selesai seminggu sebelum batas akhir pengumpulan tetap saya merasa masih banyak yang kurang atas hasil video yang saya hasilkan.
“ MELIHAT DAN MERAKAM “ merupakan sebuah proyek kolektif dari Kinetik untuk memproduksi sebuah video satu menit , proyek ini berlangsung selama sebulan yang diikuti oleh sebagian besar anggota Kinetik itu sendiri. Kebetulan tidak ada tema yang mengusung gagasan ini, semua pertisipan yang terlibat bebas untuk membuat video sesuai apa yang mereka inginkan. Dari hasil keseluruhan sampai batas akhir pengumpulan telah terkumpul sekitar 12 video yang masing – masing berdurasi kurang lebih satu menit.
Keberagaman pun muncul, dari berbagai video yang dihasilkan terlihat sangat variatif dan yang jelas berbicara soal hal – hal menarik disekitar kita. Karya kolektif ini nantinya diharapkan menjadi sebuah tolak ukur serta dorongan untuk Kinetik lebih bergegas lagi dalam hal apapun, baik secara personal maupun golongan.

Jumat, 25 Februari 2011

Gelora 10 Nopember Vs Taman Mundu

Warga Surabaya tentu begitu kenal dengan stadion multi fungsi tersebut,Gelora 10 Nopember atau biasa disebut gelora Tambak sari.
Namun ada hal menarik ketika hari sudah menjelang sore hingga malam,kebetulan di depan stadion pas di bangun taman sebagai tempat ruang terbuka warga sebagai hiburan alternatif.
Kini Surabaya sudah memiliki stadion lagi selain stadion gelora 10 Nopember, lebih tepatnya gelora Bung Tomo yang lebih besar dan lebih nyaman secara kualitas.
Tapi untung keberadaan PKL disekitar gelora 10 Nopember sangat memberikan ruang alternatif bagi warga masyarakat sebagai pemenuhan kebutuhan konsumtif yaitu kebutuhan akan sandang dan sejenisnya hingga keberadaan stadion bersejarah tersebut tetap ramai walau tidak ada pertandingan sepak bola maupun konser musik.
Ini membuktikan bahwa fungsi stadion tersebut bukan hanya sebagai kunjungan warga Surabaya untuk menonton pertandingan bola maupun konser musik, melainkan warga cukup senang datang ke tempat tersebut untuk membeli kebutuhan akan sandang dengan harga yang relatif murah ditambah kehadiran Taman Mundu sebagai tempat terbuka untuk kebutuhan rekreasi warga yang tepat berada didepan stadion tersebut.

Minggu, 26 Desember 2010

MINGGU AKHIR 2010

Semakin berganti semakin berlalu.

Tidak terasa sudah berada di penghujung akhir tahun

Tinggal menghitung jejak – jejak secara bergiliran kian tak terhitung

Sejumlah perilaku apik nan teratur menjadi sebuah kenangan yang akan menjadi bukti nyata kita dimata sang kuasa dan orang – orang sekitar kita.

12 bulan…

Dan tinggal beberapa hari lagi, menjadi proses yang cukup panjang dan rumit ketika semua itu menjadi bagian terpenting dalam hidup kita.

Tapi seakan – akan semuanya hilang tanpa sebab jika kita dengan sadar enggan melakukan dan menghasilkan apa –apa

Evaluasi sedikit demi sedikit telah membuat otak kiri kita sedikit berjibaku dengan kemunafikan yang bernama ambisi

Ambisi itu telah membuat sedikit demi sedikit otak ini bekerja dengan sendirinya

Karena berbicara segala hal tentang kemunafikan adalah prooyek intim yang memprakarsai kita untuk melakukan segala hal untuk perubahan dimasa yang akan mendatang

Saya sadar, bahwa masih banyak hal yang perlu saya lakukan agar lebih baik lagi

Kesadaran, emosi, intonasi, semua berkumpul menjadi satu demi cita – cita diamasa mendatang

Semoga ambisi itu tidak akan pernah hilang ketika semua orang ber orasi tentang keinginan perubahan terhadap dirinya masing – masing

Semoga mereka masih berada dalam taraf yang bisa diatur agar tidak merugikan satu sama lain

Semoga hal – hal itu semakin minim terekam oleh indera kita

Hingga kebahagiaan batin akan lahir sendirinya didalam naluri enkau manusia penghuni alam semesta ini

Selamat datang 2011…

Kita semua punya harapan besar ketika mendengarnya

Karena harapan itulah, secara tiba – tiba engkau telah mempertemukanku dengan sang pencipta

Seakan – akan engkau hadir tuk menggantikan kedudukan tuhan dengan sendirinya secara sementara

Secara bergiliran, berangsur, dan pasti akan datang

Kita akan menyambutmu

Secara seksama, dengan cara dan keinginan yang bahagia pula…

Selasa, 30 November 2010

PETINJU AMATIR SENIOR ELIT DI RUSUN PENJARINGAN





Ketika saya pergi ketempat kebudayaan perancis waktu itu karena untuk keperluan menghadiri sebuah pemutaran dan diskusi film yang berlangsung pada waktu itu saya menjumpai hal yang cukup menarik . Ketika melewati food court rumah susun ( Rusun ) Penjaringan Sari yang kebetulan berjarak sekitar 500m dari kontrakan ternyata ada sebuah Ring / arena tinju yang terpasang di ruang terbuka tersebut . Seketika waktu itu juga saya sangat ingin sekali nonton pertandingan tinju secara langsung seperti ketika nonton di televisi .
Setelah selesai hadir dalam pemutaran dan diskusi film bersama komunitas film berbasis kampus tersebut , saya segera bergegas menuju tempat berlangsungnya pertandingan tinju tersebut . Tapi ternyata pertandingannya sudah selesai beberapa menit yang lalu . Sungguh sial waktu itu , tapi ketika saya bertanya pada salah seorang penjual sego sambel ( nasi sambal ) di tempat tersebut , pertandingan tersebut berlangsung dua kali yaitu hari jumat dan sabtu ( besok ).
Mene ono maneh kok mas , iki mau cuman babak penyisihan tok kok ... ( besok ada lagi kok mas , ini tadi cuman babak penyisihan saja kok ) menurut penjual sego sambel tersebut .

Jumat, 26 November 2010

KOIN dan TAMBAL BANGSA di putar di CCCL



Sangat luar biasa ketika film kita bisa diputar dan di tonton olah banyak orang , “ Campus Movement “ adalah bagian dari program yang dilaksanakan oleh Infis (Independen film Surabaya) dalam bulanan yang mengundang beberapa komunitas film yang berkontribusi pada masyarakat umun di Surabaya.
Jumat sore kemaren ,KOIN film arahan Rio dan teman-teman kinne angkatan 2008 dan TAMBAL BANGSA salah satu film diklat anggota muda kinne 2009 dipersembahkan disitu. Lebih tepatnya Kinne Komunikasi UPN bersanding dengan Sinemetografi Unair untuk hadir dan memutar film serta berdiskusi tentang segala hal mengenai film di kota ini. Namun Keterbatasan waktu membuat kita seakan-akan mebuat diskusi ini tidak berjalan secara optimal,belum lagi ketika film dari kita sendiri mengalami sebuah kendala di bagian teknis. Kendala waktu tersebut yang membuat jalannya acara bisa dibilang molor , tapi hal tersebut bisa segera diselesaikan .

.