Senin, 02 Mei 2011

nyoba- nyoba...



Cahyo Wulan Prayogo di medium yang berbeda.
iseng - iseng ada film dan mesin scan,jadilah ini.
hehe

Sabtu, 12 Maret 2011

KERTAHES #3



KERTAHES #1,#2,#3 .... dan seterusnya.


Berawal dari kebiasaan “cangkrukan”, beberapa mahasiswa ilmu komunikasi UPN “Veteran” Jatim merasa Jenuh karena kurangnya acara yang diadakan di jurusan. Banyaknya intensitas bertemu dan berbincang tersebut menggagas suatu ide, yaitu mengadakan suatu acara yang bertujuan untuk memberikan ruang kreasi kepada mahasiswa ilmu komunikasi UPN “Veteran” Jatim, sehingga terbentuklah suatu acara yang berupa pameran yang sering kita sebut " Kertahes ".

Jumat, 11 Maret 2011

KENAPA HARUS GELORA 10 NOPEMBER VS TAMAN MUNDU ???

Beberapa waktu lalu saya posting sebuah deskripsi tentang video yang baru saya buat,berikut latar belakang nya :

Saya ingin menampilkan sebuah bingkaian video dengan latar belakang visual yang berlawanan, yang pertama adalah wajah Stadion Gelora 10 Nopember dengan latar belakang bangunan stadion kebanggaan warga Surabaya itu sendiri dengan melalui kisah – kisah yang sering terjadi sebelumnya yaitu Bonek Mania. Kemudian yang kedua taman Mundu yang berada disebrang stadion, karena taman tersebut masih baru selesai di bangung, jadi banyak warga Surabaya yang menghabiskan waktu luangnya disitu.
Banyak peristiwa massa terjadi disitu, ketika tidak ada pertandingan bola
. Di stadion tersebut nampak sejumlah atribut bola yang di jual oleh para pedagang kaki lima yang berjajar secara rapi disitu, sedangkan disebrangnya ada sejumlah warga yang menghabiskan waktu untuk bersantai-santai sejenak bahkan ada yang sedang berpacaran. Ini artinya ada dua sisi yang ingin saya tampilkan melalui video tersebut, yang pertama adalah proses transaksi dan jual beli yang berada didepan stadion dan yang kedua adalah aktifitas santai warga ketika berada di Taman Mundu. Ini berarti ada peristiwa massa yang berbeda ketika kita berada disitu.

Kenapa harus Gelora 10 Nopember dan Taman Mundu???

PEMUTARAN VIDEO 1 MENIT “ MELIHAT DAN MEREKAM “ OLEH KINETIK


Waktu itu Surabaya sedang berlangsung sejumlah acara yang di gelar secara bersamaan, maklum sebagian besar orang banyak menghabiskan waktunya di akhir pekan ini untuk bersantai dan berlibur untuk menikmati sebuah hiburan. Akan tetapi akhir minggu ini saya harus menyelesaikan sebuah proyek video satu menit yang digagas bersama –sama dengan teman – teman Kinetik, walaupun video saya sudah selesai seminggu sebelum batas akhir pengumpulan tetap saya merasa masih banyak yang kurang atas hasil video yang saya hasilkan.
MELIHAT DAN MERAKAM “ merupakan sebuah proyek kolektif dari Kinetik untuk memproduksi sebuah video satu menit , proyek ini berlangsung selama sebulan yang diikuti oleh sebagian besar anggota Kinetik itu sendiri. Kebetulan tidak ada tema yang mengusung gagasan ini, semua pertisipan yang terlibat bebas untuk membuat video sesuai apa yang mereka inginkan. Dari hasil keseluruhan sampai batas akhir pengumpulan telah terkumpul sekitar 12 video yang masing – masing berdurasi kurang lebih satu menit.
Keberagaman pun muncul, dari berbagai video yang dihasilkan terlihat sangat variatif dan yang jelas berbicara soal hal – hal menarik disekitar kita. Karya kolektif ini nantinya diharapkan menjadi sebuah tolak ukur serta dorongan untuk Kinetik lebih bergegas lagi dalam hal apapun, baik secara personal maupun golongan.

Jumat, 25 Februari 2011

Gelora 10 Nopember Vs Taman Mundu

Warga Surabaya tentu begitu kenal dengan stadion multi fungsi tersebut,Gelora 10 Nopember atau biasa disebut gelora Tambak sari.
Namun ada hal menarik ketika hari sudah menjelang sore hingga malam,kebetulan di depan stadion pas di bangun taman sebagai tempat ruang terbuka warga sebagai hiburan alternatif.
Kini Surabaya sudah memiliki stadion lagi selain stadion gelora 10 Nopember, lebih tepatnya gelora Bung Tomo yang lebih besar dan lebih nyaman secara kualitas.
Tapi untung keberadaan PKL disekitar gelora 10 Nopember sangat memberikan ruang alternatif bagi warga masyarakat sebagai pemenuhan kebutuhan konsumtif yaitu kebutuhan akan sandang dan sejenisnya hingga keberadaan stadion bersejarah tersebut tetap ramai walau tidak ada pertandingan sepak bola maupun konser musik.
Ini membuktikan bahwa fungsi stadion tersebut bukan hanya sebagai kunjungan warga Surabaya untuk menonton pertandingan bola maupun konser musik, melainkan warga cukup senang datang ke tempat tersebut untuk membeli kebutuhan akan sandang dengan harga yang relatif murah ditambah kehadiran Taman Mundu sebagai tempat terbuka untuk kebutuhan rekreasi warga yang tepat berada didepan stadion tersebut.

.